Desa merupakan kumpulan dari beberapa pemukiman di area pedesaan yang berada di bawah kecamatan dan dipimpin oleh seorang kepala Desa. Salah satunya yaitu Desa Duwet, Desa Duwet merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Desa Duwet yang di pimpin oleh Kepala Desa yang bernama Bapak Suparno dengan jumlah penduduk kurang lebih 3.925 orang.
Desa Duwet dibagi menjadi 2 wilayah kebayan yaitu:
Desa Duwet dengan luas 138 H sebagian masih banyak lahan persawahan yang mana penduduk Desa Duwet yang sebagian dengan mata pencaharian petani yang menananan padi dengan hasil yang besar. Desa Duwet juga terkenal dengan Desa sentral Nasi Liwet yang mana Desa yang penduduknya sebagian besar menjual makanan khas solo, penjualanya pun tidak hanya dijual di solo atau lokalan saja namun melainnkan sudah terkenal diberbagai kota seperti : jogjakarta, jakarta, bandung, bali dan lainnya.
Desa Duwet yang awalnya merupakan hamparan belantara, selanjutnya datanglah sekelompok penduduk masyarakat yang bercocok tanam., dan sebagian untuk pemukiman. Dan dari wektu ke waktu akhirnya bisa berkembang dengan jumlah penduduk yang masih sedikit kurang lebih 150 orang yang terdiri dari 40 KK. Desa Duwet mengalami3 jaman kerajaan pajang, kartasura, dan Surakarta. Dengan jarak yang tidak jauh dari kerajaan tersebut pertumbuhan penduduk yang sangat cepat. Pada jaman kerajaan Surakarta dan belanda sudah menguasai perdagangan, ekonomi, dan semua kegiatan kerajaan Surakarta harus bekerja sama dengan belanda. Akhirnya Tahun 1937 diadakan pemetaan wilayah dan lahan perrtanian, pemikiman ditata sesusai dengan kondisi geografis. Untuk pertanian kurang lebih + 88,7375 HA dengan patot sawah 308. Untuk wilayah Desa Duwet dibagi 6 Dukuh : Dukuh Nolobayan, Dukuh Jombor, Dukuh Kembang, DSukuh Bulan, Dukuh Slemben, Dukuh Duwet dan juga Dukuh Gondangsari. Masing-masing dukuh dipimpin oelh seorang Bekel. Setelah Indonesia merdeka, Pemerintah Desa disempurnakan struktur organisasinya. Sebelum merdeka pemerintah desa duwet dipimpin oleh seorang Demang yang bernama Proyo Sugito adalah anak proyo sugito. Setelah ini diadakan pemilihan kepala desa yang urutannya sebagsai berikut :
Tahun (1955-1975) Padmo Suwiryo dan Soeko Sisworo sebagai sekdes
Tahun (1975-1980) Munjani dan Pj Kepala Desa
Tahun (1980-1984) Suhardi dan Soekir Soeputro sebagaio sekdes
Tahun (1985-1993) S Dalimin dan Soekir Soeputro sebagai sekdes
Tahun (1993-2001) S Dalimin dan Soekir Soeputro sebagai sekdes
Tahun (2001-2006) Sriyono dan Suparno sebagai sekdes
Tahun (2006-2012) Sriyono dan Suparno sebagai sekdes
Tahun (2012-2013) Sriyono dan Pj kepala desa
Tahun (2013-sekarang) Suparno dan Tri Mulata sebagai sekdes